ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH INDONESIA SETELAH MERGER
DOI:
https://doi.org/10.61252/fluralis.v5i1.287Abstrak
Kinerja keuangan merupakan indikator utama dalam menilai tingkat kesehatan, stabilitas, dan keberlanjutan suatu perbankan, termasuk perbankan syariah. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank syariah terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung sistem keuangan nasional berbasis prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan pendekatan rasio keuangan yang meliputi profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan efisiensi operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan BSI. Hasil analisis menunjukkan bahwa BSI secara umum memiliki kinerja keuangan yang relatif stabil dan menunjukkan tren positif, khususnya dari sisi profitabilitas dan permodalan, yang mencerminkan kemampuan bank dalam menghasilkan laba dan menjaga kecukupan modal. Namun demikian, tantangan masih terlihat pada aspek efisiensi operasional dan pengelolaan pembiayaan bermasalah, yang memerlukan strategi manajerial dan penguatan tata kelola yang lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam memahami kondisi serta prospek kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia di masa mendatang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Faisal Amri, Asti Isnaeni, Nailatul Sitiqomah, arsih afiana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





