Analisi Kesalahan Gramatika dalam Prosedur Text Bahasa Inggris pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan
DOI:
https://doi.org/10.61664/jedlish.v1i1.11Kata Kunci:
Gramatika, Prosedur Teks, Kemampuan MenulisAbstrak
Sistem grammatikal pada perolehan bahasa ke dua, kemungkinan permasalahan di sebabkan dalam proses pencapaian sasaran atau tujuan pembelajaran, seperti berbicara, membaca, mendengarkan dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa, menemukan tipe-tipe kesalahan dan faktor-faktor kesalahan gramatikal dalam setiap teks yang di buat oleh para siswa. Penggunaan dari artikel, kata kerja, kata benda, kata sifat, kata keterangan,dan kata sambung adalah fokus dari analisis ini. Kesalahan di analisis melalui identifikasi prosedur, penjelasan, pengkategorian, pengklasifikasian, perhitungan dan penafsiran. Kesalahan kemudian di klasifikasi ke dalam 4 (empat) tipe yaitu omission, addition, misformation, and misordering kemudian di hitungndan di tafsirkan. Keseluruhan kesalahan- kesalahan itu, berjumlah 1143 kesalahan dalam prosedure teks yang di tulis oleh para siswa. Kesalahan itu meliputi 462 (40.41%) kesalahan artikel, 230 (20.12%) kesalahan kata benda, 195(17.06%) kesalahan preposisi, 76 (6.64%) kesalahan kata sifat, 62 (5.42%) kesalahan kata kerja, 58 (5. 07%) kesalahan kata sambung, 44(3.84%) kesalahan kata keterangan. Berdasarkan dari tipe kesalahan omission adalah yang paling tertinggi yang sering terjadi diangka 431( 37.7%) di ikuti oleh misformation dan misordering, kesalahan addition di angka 138(12.07%). Terdapat beberapa frekuensi variasi kesalahan, di temukan dari masing- masing tipe. Kesalahan omission termasuk 190 (41.12%) dari kesalahan artikel, kata benda 80 (3478%) dari 230 kesalahan kata benda. Preposisi 65 (33.33%) dari 195 kesalahan preposisi. Kata sambung 30 (51.72%) dari 58 kesalahan kata sambung. Kata ganti 25 (52.83%) dari 44 kata ganti, kata kerja 20 (32.25%) dari 62 kesalahan kata kerja. Kata sifat 20 (26.31%) dari 76 kesalahan kata sifat. Kesalaha dalam tipe addition adalah 65(33.33%) dari 195 kesalahan preposisi, kata benda 25 (10.86%) dari 230 kesalahan kata benda, dan kata sifat 20 (26.31%) dari 76 kesalahan kata sifat. Kesalahan artikel dalam tipe misordering adalah kesalahan yang tertinggi di antara yang lainnya, itu terjadi 195 kali (41.12%) dari 462 kesalahan artikel. Kecenderungan terbesar adalah Omission dan misformation, artikel, kata benda, dan preposisi, di pengaruhi oleh kebiasaan kemampuan bahasa ibu begitu pula dengan kesalahan artikel dalam misordering, preposisi, kata benda, dan kata sifat. Ini di tafsirkan bahwa perbedaan dari sruktur dalam bahasa kedua dan bahasa ibu sangat memepengaruhi pelajar dalam membuat kesalahan – kesalahan dalam menulis teks dalam bahasa Inggris. Faktor – faktor lain pula yang menyebabkan kesalahan – kesalahan itu terjadi adalah ketidak lengkapan dari target bahasa itu sendiri.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Kety Soraya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.